Contoh laporan sales marketing adalah hal penting yang wajib dipahami oleh siapa pun yang bekerja di bagian penjualan maupun pemasaran.
Laporan ini membantu perusahaan memantau performa penjualan, mengevaluasi strategi marketing, dan melihat peluang bisnis baru.
Buat kamu yang masih baru di dunia sales dan marketing, memahami cara membuat laporan ini mungkin terlihat rumit.
Tapi tenang—artikel ini akan membahas semuanya dengan gaya yang simpel, lengkap, dan mudah dipahami. Yuk mulai!
Apa Itu Laporan Sales Marketing?
Laporan sales marketing adalah ringkasan data yang digunakan untuk melihat aktivitas penjualan dan dampak strategi marketing terhadap performa bisnis.
Laporan ini biasanya mencakup:
- Total penjualan
- Target vs realisasi
- Produk paling laris
- Kinerja salesman
- Aktivitas promosi
- Tren permintaan
Tujuannya? Agar bisnis bisa mengambil keputusan yang lebih akurat dan efektif.
Manfaat Laporan Sales Marketing untuk Bisnis
Laporan ini punya banyak manfaat penting, antara lain:
- Mengukur performa penjualan setiap periode
- Evaluasi efektivitas strategi marketing dan promosi
- Melihat produk mana yang performanya bagus
- Mendeteksi masalah penjualan lebih cepat
- Membantu perencanaan stok dan strategi bisnis selanjutnya
Dengan laporan yang rapi, bisnis jadi lebih mudah berkembang.
Format Dasar Laporan Sales Marketing
Secara umum, laporan sales marketing mencakup beberapa poin dasar seperti:
- Informasi periode laporan
- Target penjualan
- Realisasi penjualan
- Persentase pencapaian
- Daftar produk terjual
- Aktivitas promosi yang berjalan
- Analisis dan rekomendasi
Format ini bisa dipakai harian, mingguan, atau bulanan.
Contoh Laporan Sales Marketing Sederhana
Berikut contoh laporan yang bisa langsung kamu gunakan sebagai referensi.
Baca Juga: Tugas Salesman Taking Order dan Skill yang Harus Dimiliki
1. Contoh Laporan Sales Marketing Harian
| Hari/Tanggal | Nama Sales | Outlet Dikunjungi | Total Order | Produk Terlaris | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| 12/01/2025 | Andi | 15 toko | Rp 3.250.000 | Teh Celup A | Stok di 3 toko kosong |
| 12/01/2025 | Rina | 12 toko | Rp 2.780.000 | Kopi B | Banyak permintaan promo |
Kegunaan laporan: memantau aktivitas harian sales di lapangan.
2. Contoh Laporan Sales Marketing Bulanan
| Bulan | Target Penjualan | Realisasi | Persentase | Produk Paling Laris | Produk Kurang Laku |
|---|---|---|---|---|---|
| Januari 2025 | Rp 150.000.000 | Rp 142.500.000 | 95% | Snack C | Minuman D |
Kesimpulan Bulanan:
- Penjualan cukup stabil
- Produk D butuh strategi promo baru
- Target naik 5% untuk bulan depan
3. Contoh Laporan Sales per Produk
| Produk | Harga | Target | Penjualan | Selisih | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Susu X | Rp 12.000 | 1.200 pcs | 1.310 pcs | +110 pcs | Excellent |
| Teh Y | Rp 6.000 | 900 pcs | 720 pcs | -180 pcs | Perlu evaluasi |
| Kopi Z | Rp 18.000 | 600 pcs | 605 pcs | +5 pcs | Stabil |
Laporan ini cocok untuk mengetahui produk mana yang perlu dipromosikan atau ditambah stoknya.
Cara Membuat Laporan Sales Marketing yang Baik
Agar laporanmu terlihat profesional, berikut tips yang bisa kamu terapkan:
1. Gunakan Data Real-Time
Pastikan data penjualan yang dicatat benar dan sesuai kondisi lapangan.
2. Tampilkan Angka Secara Terstruktur
Gunakan tabel agar angka mudah dibaca dan dianalisis.
3. Berikan Analisis Singkat
Jangan hanya menampilkan angka. Jelaskan penyebab naik-turunnya penjualan.
4. Sertakan Rekomendasi Aksi
Contohnya:
- Tambah stok produk yang laris
- Lakukan promo untuk produk yang lemah performanya
- Evaluasi rute kunjungan salesman
5. Buat Laporan Secara Konsisten
Laporan harian → mingguan → bulanan
Konsistensi membantu perusahaan melihat progress jangka panjang.
Kesalahan Umum saat Membuat Laporan Sales Marketing
Supaya kamu nggak mengulangi kesalahan yang sama, ini beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:
- Data tidak lengkap atau tidak akurat
- Tidak ada analisis, hanya angka
- Laporan tidak dibuat sesuai periode
- Tidak mencatat aktivitas marketing
- Terlalu panjang atau terlalu rumit
Laporan marketing yang baik bukan yang panjang, tetapi yang ringkas dan mudah dipahami.
Tips Agar Laporan Sales Marketing Lebih Mudah Dibuat
Kalau kamu ingin proses membuat laporan jadi lebih cepat, coba terapkan:
- Gunakan Google Sheets atau Excel dengan template
- Manfaatkan software CRM atau sales tracking
- Simpan data setiap hari, jangan menumpuk
- Otomatiskan perhitungan (pakai rumus Excel)
- Gunakan chart untuk memvisualisasikan tren
Dengan cara ini, laporanmu jadi rapi dan profesional.
Kesimpulan
Contoh laporan sales marketing sangat penting untuk membantu bisnis memahami performa penjualan dan efektivitas strategi marketing.
Dengan struktur laporan yang sederhana, rapi, dan mudah dibaca, proses pengambilan keputusan akan jauh lebih cepat dan akurat.
Mulailah dengan format sederhana seperti laporan harian, bulanan, atau laporan per produk.
Lalu lengkapi dengan analisis dan rekomendasi agar laporanmu benar-benar bermanfaat.