Apa Itu Objective Key Result (OKR)?
Kalau kamu sering dengar istilah OKR, ini singkatan dari Objective Key Result.
Singkatnya, OKR adalah metode manajemen yang digunakan perusahaan untuk menetapkan tujuan (Objective) dan mengukur hasilnya (Key Results) secara jelas dan terukur.
- Objective (O): Tujuan ambisius tapi jelas yang ingin dicapai.
- Key Results (KR): Tolok ukur spesifik yang menunjukkan apakah tujuan tercapai atau tidak.
Contohnya, jika objective perusahaan adalah “Meningkatkan kepuasan pelanggan”, key results-nya bisa berupa:
- Meningkatkan skor kepuasan pelanggan (CSAT) dari 80% menjadi 90%.
- Mengurangi waktu respons layanan pelanggan dari 24 jam menjadi 12 jam.
- Mendapatkan minimal 100 ulasan positif per bulan.
Dengan begitu, setiap langkah yang diambil bisa lebih fokus dan terukur.
Baca Juga: Apa Itu Client? Penjelasan Sederhana agar Mudah Dipahami
Mengapa Objective Key Result Penting?
- Membuat Tujuan Lebih Jelas
Semua tim tahu apa yang menjadi prioritas dan arah perusahaan. Tidak ada lagi tujuan yang ambigu atau multitafsir. - Memudahkan Pengukuran Kinerja
Key results menyediakan metrik spesifik sehingga progress bisa dilacak secara objektif. - Meningkatkan Fokus Tim
Tim tahu apa yang paling penting untuk dicapai, sehingga energi dan sumber daya tidak terbuang sia-sia. - Mendorong Kolaborasi dan Transparansi
OKR biasanya dibuka ke seluruh tim sehingga semua orang bisa melihat target bersama dan berkontribusi. - Memacu Pertumbuhan dan Inovasi
Karena objective biasanya ambisius, tim terdorong untuk berpikir kreatif dan mencari solusi baru.
Cara Menetapkan Objective Key Result
1. Tentukan Objective yang Jelas dan Ambisius
Objective harus menantang tapi bisa dicapai. Contohnya: “Meningkatkan brand awareness di pasar digital”.
2. Buat Key Results yang Terukur
Key results harus spesifik, bisa diukur, dan relevan dengan objective. Misalnya:
- Meningkatkan jumlah followers Instagram dari 10.000 menjadi 15.000.
- Mendapatkan 50.000 kunjungan website per bulan.
- Mendapatkan 100 engagement per postingan.
3. Pastikan Objective dan Key Results Selaras
Setiap key result harus langsung mendukung tercapainya objective. Jangan sampai KR melenceng dari tujuan utama.
4. Review dan Evaluasi Secara Berkala
OKR bukan hanya ditetapkan lalu dilupakan. Evaluasi progress setiap bulan atau kuartal agar tetap on track.
5. Gunakan Tools Pendukung
Tools seperti Asana, Trello, atau software OKR khusus bisa membantu tracking, kolaborasi, dan transparansi.
Tips Sukses Menerapkan OKR
- Mulai dari Level Perusahaan, Lalu Tim
Objective utama perusahaan harus diterjemahkan ke level tim agar semua bergerak searah. - Batasi Jumlah Objective
Fokus pada 3–5 objective utama per kuartal. Terlalu banyak tujuan bisa membuat tim kehilangan fokus. - Komunikasi yang Jelas
Pastikan setiap anggota tim paham OKR dan kontribusi mereka terhadap tujuan. - Fokus pada Progress, Bukan Hanya Hasil
Jangan takut kalau hasil 100% tidak tercapai. Yang penting ada progress dan pembelajaran dari proses.
Kesimpulan
Objective Key Result adalah metode manajemen yang powerful untuk membantu perusahaan mencapai target dengan cara yang terukur, fokus, dan efektif.
Dengan OKR, tujuan menjadi jelas, kinerja mudah diukur, dan seluruh tim bisa bekerja lebih terarah.
Singkatnya, OKR bukan sekadar alat, tapi strategi nyata untuk mendorong pertumbuhan, produktivitas, dan inovasi dalam perusahaan.
Jadi, kalau perusahaanmu ingin maju lebih cepat dan terstruktur, menerapkan OKR bisa jadi langkah yang tepat!