{"id":1764,"date":"2025-12-20T10:00:00","date_gmt":"2025-12-20T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/chatera.id\/blog\/?p=1764"},"modified":"2025-12-10T08:58:11","modified_gmt":"2025-12-10T01:58:11","slug":"tugas-salesman-taking-orde","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chatera.id\/blog\/tugas-salesman-taking-orde\/","title":{"rendered":"Tugas Salesman Taking Order dan Skill yang Harus Dimiliki"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Tugas salesman taking order<\/strong> adalah hal yang harus benar-benar dipahami oleh seseorang yang bekerja di bidang penjualan, terutama di industri FMCG, distribusi, hingga retail.<\/p>\n\n\n\n<p>Salesman taking order (TO) bukan hanya datang ke toko dan mencatat pesanan, tetapi juga memastikan hubungan baik dengan pelanggan, menjaga ketersediaan produk, hingga mendorong penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Profesi ini terlihat simpel, tapi sebenarnya punya peran besar dalam keberlangsungan rantai distribusi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa salesman TO yang andal, penjualan bisa turun, distribusi jadi terhambat, dan pelanggan merasa tidak terlayani.<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya kamu makin paham, yuk simak penjelasan lengkapnya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Salesman Taking Order?<\/h2>\n\n\n\n<p>Salesman taking order adalah tenaga penjualan yang bertugas mengunjungi toko atau outlet untuk mencatat dan mengambil pesanan (order) produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka biasanya bekerja berdasarkan rute yang sudah ditentukan dan berfokus pada pengambilan pesanan serta menjaga ketersediaan barang di setiap outlet.<\/p>\n\n\n\n<p>Bedanya dengan salesman canvassing adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Canvassing:<\/strong> membawa barang dan langsung menjual di tempat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Taking Order:<\/strong> mencatat pesanan, lalu pengiriman dilakukan oleh tim logistik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan sistem ini, proses distribusi menjadi lebih rapi dan terencana.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tugas Salesman Taking Order Secara Umum<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah tugas utama yang biasanya dilakukan oleh salesman taking order:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Melakukan Kunjungan ke Toko Sesuai Rute<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap salesman TO memiliki rute harian atau mingguan. Mereka wajib mengunjungi toko-toko sesuai jadwal untuk memastikan layanan tetap konsisten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mengambil dan Mencatat Pesanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Tugas utama adalah mencatat pesanan dari setiap toko berdasarkan stok yang tersedia di rak.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka harus tahu produk mana yang habis, mana yang harus di-restock, dan mana yang lagi promo.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memastikan Ketersediaan Barang di Toko<\/h3>\n\n\n\n<p>Salesman TO harus memastikan produk tidak kosong di rak (no out of stock). Kalau produk kosong, penjualan bisa turun dan pelanggan beralih ke brand lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Menawarkan Produk Baru dan Promo<\/h3>\n\n\n\n<p>Salesman TO juga harus menginformasikan promo terbaru, barang baru, hingga paket bundling untuk mendorong penjualan di setiap outlet.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Menjaga Hubungan Baik dengan Pemilik Toko<\/h3>\n\n\n\n<p>Membangun hubungan baik adalah kunci keberhasilan. Semakin akrab dengan pemilik atau pengelola toko, semakin mudah menawarkan produk dan mendapatkan pesanan lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Melakukan Display Produk dan Merchandising<\/h3>\n\n\n\n<p>Mereka bertugas merapikan display produk, memasang materi promosi (POP material), dan memastikan rak terlihat menarik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Mengumpulkan Data di Lapangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Salesman TO wajib mencatat informasi penting seperti harga kompetitor, promo dari brand lain, hingga perilaku pembeli. Data ini sangat berharga untuk strategi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Membuat Laporan Penjualan<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap akhir kunjungan, mereka harus mengirimkan laporan order dan aktivitas harian kepada tim admin atau supervisor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Menagih Pembayaran (Jika Sistemnya Tempo)<\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa perusahaan menerapkan sistem pembayaran tempo. Salesman TO bisa bertugas membantu menagih sesuai kesepakatan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/chatera.id\/blog\/cara-mengatasi-bug-wa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Mengatasi Bug WA dengan Cepat &amp; Aman Tanpa Hapus Data<\/a><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Skill yang Harus Dimiliki Salesman Taking Order<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menjalankan tugasnya dengan baik, seorang salesman TO perlu memiliki kemampuan berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Komunikasi yang Baik<\/h3>\n\n\n\n<p>Karena bertemu banyak orang setiap hari, skill komunikasi wajib dimiliki. Cara bicara harus sopan, ramah, dan meyakinkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Negosiasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Kemampuan negosiasi sangat penting saat menawarkan produk baru atau promo agar pemilik toko tertarik menambah pesanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Manajemen Waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>Salesman biasanya punya target kunjungan harian. Maka dari itu, mereka harus pandai mengatur waktu dan rute.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pengetahuan Produk (Product Knowledge)<\/h3>\n\n\n\n<p>Semakin paham soal produk, semakin mudah menjelaskan ke pelanggan mengenai kelebihan dan manfaatnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Kemampuan Analisis<\/h3>\n\n\n\n<p>Salesman TO harus bisa membaca situasi pasar, tren permintaan, hingga memahami data penjualan sederhana.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Ketahanan Fisik dan Mental<\/h3>\n\n\n\n<p>Pekerjaan di lapangan cukup melelahkan karena harus keliling dan menghadapi berbagai karakter pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Teliti dan Disiplin<\/h3>\n\n\n\n<p>Karena tugasnya mencatat order dan laporan harian, ketelitian sangat penting agar tidak terjadi kesalahan input.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Salesman Taking Order dan Canvasser<\/h2>\n\n\n\n<p>Biar tidak bingung, berikut tabel perbandingannya:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Aspek<\/th><th>Taking Order (TO)<\/th><th>Canvasser<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Sistem Penjualan<\/td><td>Mencatat pesanan<\/td><td>Membawa barang &amp; langsung menjual<\/td><\/tr><tr><td>Pengiriman Barang<\/td><td>Dikirim oleh tim logistik<\/td><td>Langsung dibawa saat kunjungan<\/td><\/tr><tr><td>Fokus Utama<\/td><td>Order &amp; stok<\/td><td>Penjualan langsung<\/td><\/tr><tr><td>Tugas Tambahan<\/td><td>Display produk, menawarkan promo<\/td><td>Penagihan, distribusi<\/td><\/tr><tr><td>Waktu Kunjungan<\/td><td>Teratur &amp; terjadwal<\/td><td>Lebih fleksibel<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Peran Salesman Taking Order Penting untuk Perusahaan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Salesman TO adalah ujung tombak penjualan. Beberapa alasannya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mereka mengetahui kondisi pasar secara langsung<\/li>\n\n\n\n<li>Memastikan produk tersedia di setiap outlet<\/li>\n\n\n\n<li>Menjaga hubungan dengan pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Mengumpulkan data penting untuk strategi marketing<\/li>\n\n\n\n<li>Mendorong penjualan melalui promo dan produk baru<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tanpa mereka, perusahaan akan kesulitan menjaga stabilitas distribusi dan pertumbuhan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Menjadi Salesman Taking Order yang Sukses<\/h2>\n\n\n\n<p>Kalau kamu ingin berkembang dan meningkatkan performa sebagai salesman TO, coba terapkan tips ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Selalu datang tepat waktu ke setiap outlet<\/li>\n\n\n\n<li>Dengarkan kebutuhan pemilik toko<\/li>\n\n\n\n<li>Kenali produk pesaing untuk strategi negosiasi<\/li>\n\n\n\n<li>Rajin follow-up pemesanan<\/li>\n\n\n\n<li>Jaga sikap ramah dan profesional<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan aplikasi penjualan untuk mempercepat input data<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kombinasi skill + sikap profesional akan membuat performamu jauh lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Tugas salesman taking order<\/strong> bukan hanya sekadar mencatat pesanan, tetapi juga membangun hubungan, memastikan stok aman, menawarkan promo, hingga memberikan data penting bagi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salesman yang andal harus punya komunikasi baik, kemampuan negosiasi, manajemen waktu, pengetahuan produk, dan ketahanan fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menjalankan tugas ini secara konsisten dan profesional, seorang salesman taking order bisa memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan penjualan perusahaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tugas salesman taking order adalah hal yang harus benar-benar dipahami oleh seseorang yang bekerja di bidang penjualan, terutama di industri FMCG, distribusi, hingga retail. Salesman taking order (TO)\u2026<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1765,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_chatera_meta_description":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1764","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-marketing"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1764"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1764\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1766,"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1764\/revisions\/1766"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chatera.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}